Rabu, 11 Desember 2013

Chevron Lakukan Pencemaran Lingkungan di Ekuador

27-Nov-2013

Delegasi Parlemen Ekuador mengungkapkanpencemaran lingkungan yang sangat serius yangdilakukan perusahaan minyak Chevron diEkuador. Untuk itu, parlemen Ekuador memintadukungan DPR RI untuk ikut mem-blow up kasusini ke dunia internasional.

Demikian mengemuka dalam pertemuan parlemenkedua negaraSelasa (26/11). Wakil Ketua DPRMohamad Sohibul Iman menyambut baiksekaligus mengapresiasi langkah pemerintah dan parlemen Ekuador yang menjadikankasus pencemaran lingkungan ini menjadi isu internasional.
“Mereka menyampaikan bahwa Chevron di Ekuadorternyata banyak mengabaikanpersoalan lingkungansehingga terjadi pencemaran di mana-mana. Air jadi sulit     ditanami ikantanah mereka juga tercemarsehingga susah dijadikan lahanpertanianMereka menginginkan ini menjadi isu internasionalsehingga Chevron tidaksemena-mena dalam beroperasi,” jelas Sohibul usai pertemuan.
Hon. Ms. Lidice Vanessa Larrea Viteri pimpinan delagasi parlemen Ekuador,mengatakankasus pencemaran lingkungan ini sudah disidangkan hingga ke tingkatMA di EkuadorPihak Chevron divonis membayar ganti rugi sekitar 9 miliar USD.Namunkerugian yang dialami masyarakat luas sungguh tak tergantikanEkonomimasyarakat kecil Ekuador jadi matiBelum lagi dampak kesehatan akibat tumpahanminyak tersebut.
Masyarakat internasional harus mengetahui fakta buruk iniBahkansaat PresidenKorea berkunjung ke Ekuadormereka langsung mengajak untuk memperlihatkandampak kerusakan lingkungan yang sangat serius itu“Tadi saya sudah memberikanresponBahkanitu menjadi konsen kita bersama. Di Inodnesia persoalan itu juga adawalau tidak seburuk mereka,” ucap Sohibul. (mh), foto : naefuroji/parle/hr.

1 komentar: